Author: ira
•5:10 PM


Mentari menutup mata, malam meraja
Sementara hatiku berdegup
mengeja kata rindu
meraba rasa yang tiada tentu


Aku berharap denting dawai hujan malam ini
untuk menghapus dua jejak hari kemarin
namun hujan masih mendung
maka kutitip resah pada angin yang mengayun dedaun

This entry was posted on 5:10 PM and is filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

2 comments:

On December 29, 2009 at 4:24 AM , Unknown said...

kacau banget bahasanya. jelek... jelek... we..

 
On December 29, 2009 at 7:50 PM , ira said...

Biarin! ga ngaruh! we.. wee..