Author: ira
•9:57 PM

Jatuh Cinta. Sungguh perasaan indah yang sukar aku jelaskan secara gamblang. Jika boleh aku gambarkan menyerupai ombak yang riuh berkejaran lalu menghempas pecah di bibir pantai pada suatu sore yang langitnya merona jingga. (Lha…kok tambah rumit…)

Rumit memang, tapi sungguh aku tak mengundang perasaan itu untuk datang, sebaliknya aku membuat filter, tapi hati tetap tidak bisa memilih. Perasaan itu hadir, menyusup secara halus dan tiba-tiba, kemudian aku mendapati diriku penuh sesak, siap melambung.

Begitu indahnya Allah menciptakan cinta. Oleh sebab itu sesuai hukum alam -- yang indah untuk yang indah dan sebaliknya-- sudah sepantasnya kita menjaga keindahan cinta sesuai kehendak yang menciptakan, Allah.

Seharusnya cinta yang murni hanya kita persembahkan untuk-Nya, tapi cinta kepada hamba terlihat lebih memesona. Tidak mudah memang menjaga perasaan dan memurnikan cinta untuk-Nya, karena harus melawan syetan sedang kita berteman hawa nafsu.

Cinta memang selalu menarik untuk diceritakan, dan tak kan hilang kamuflasenya sampai akhir zaman, tapi cinta tetap indah pada saatnya apabila kita menaruh cinta untuk Allah di atas segala cinta selain kepada-Nya seperti Sajak berikut:


C I N T A ..........


Tuhan.... Saat aku menyukai seorang teman


Ingatkanlah aku bahwa akan ada sebuah akhir

Sehingga aku tetap bersama Yang Tak Pernah Berakhir


Tuhan.....

Ketika aku merindukan seorang kekasih

Rindukanlah aku kepada yang rindu Cinta Sejati Mu

Agar kerinduanku terhadap - Mu semakin menjadi


Tuhan.......

Jika aku hendak mencintai seseorang

Temukanlah aku dengan orang yang mencinatai - Mu

Agar bertambah kuat cintaku pada - Mu


Tuhan......

Ketika aku sedang jatuh cinta

Jagalah cinta itu Agar tidak melebihi cintaku pada - Mu


Tuhan....

Ketika aku berucap aku cinta pada - Mu

Biarlah kukatakan kepada yang hatinya tertaut pada - Mu

Agar aku tak jatuh dalam cinta yang bukan karena - Mu

Sebagaimana orang bijak berucap

Mencintai seseorang bukanlah apa - apa

Dicintai seseorang adalah sesuatu

Dicintai oleh orang yang kau cintai sangatlah berati

Tapi dicintai oleh Sang Pencinta adalah segalanya

Cintailah orang yang kau cintai sekedarnya saja....

siapa tahu pada suatu hari kelak ia akan berbalik menjadi orang yang kau benci....

dan bencilah orang yang kau benci sekedarnya saja....

siapa tahu pada suatu hari kelak ia akan menjadi orang yang kau cintai

~ Imam Ali R.A ~



This entry was posted on 9:57 PM and is filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

9 comments:

On February 20, 2009 at 2:10 AM , Anonymous said...

Bohong...
cinta tuh bete'....

 
On February 20, 2009 at 5:10 PM , ira said...

>Adhityaangga: Kasian amat si.. cintamu Bete'...

 
On February 21, 2009 at 1:16 AM , Anonymous said...

tertipu sesaat-- aku pikir, ini karya terbaiknya ira, ternyata aku tertipu... tp gpp, minimal bisa menikmati puisi yang mnurutku sangat menarik..

 
On February 24, 2009 at 10:09 PM , Anonymous said...

lg jatuh cinta yaaa...

 
On February 24, 2009 at 11:52 PM , ira said...

>Anonim: aku tidak menipu..., aku tau ini siapa?


>rzn: inginnya hati jatuh cinta kepada-Nya setiap saat, tapi aku bukan pecinta yang tangguh.

 
On February 28, 2009 at 9:14 AM , Anonymous said...

Wah puisinya bagus banget?
Kirain puisi buatan sendiri ternyata...(hehe)
Menurutku cinta itu indah jika apa yang kita impikan terkabul tapi cinta juga begitu menyakitkan dikala kita harus terpaksa berpisah...
Salam kenal dari blogger Jatim.

 
On March 1, 2009 at 7:00 PM , anum said...

cinta itu indah...ketika disandarkan pd Sang Pemilik Cinta...

TOP BGT mbak...^_^

 
On March 1, 2009 at 9:09 PM , ira said...

> Rudy: Wah ada yg ketipu lg,he..he.. tapi aku g bermaksud begitu...


>Anum: Siiiippplah

 
On March 4, 2009 at 11:57 AM , Anonymous said...

Ya...ya...
Meski sempat ketipu tapi jujur aja pertama kali baca aku kagum lho ama puisinya??
Maaf belakangan ini aku lagi sibuk jadi nggak sempat posting baru...