Author: ira
•9:38 PM

: ANS

Aku rindu jejak riang gerimis di atap-atap
Pada malam berdawai hujan.
Aku, kau, saat itu
Saat gelap dan lilin hanya sejari.

Kau ingat itu, teman
Saat syair mengalun, dari bibir-bibir tak tahu do-re-mi
lalu lelap kita dibuai mimpi,

dan kini, Maria I adalah kenangan.





Note: untuk teman satu kamar waktu kost dulu, dua tahun bukan waktu yang sebentar walau tak terlalu lama, tapi telah banyak hal kami alami.

Selengkapnya..
Author: ira
•5:00 PM


Judul Buku : Kata-kata Motivasi Dosis Tinggi
Penulis : William Tanuwidjaja
Penerbit : MedPress (Anggota IKAPI)
Tebal Halaman : 96 halaman
Harga : 16.000

Jangan berkomentar buku murahan! Tapi baca dan rasakan “khasiatnya”
“Menu Pertama” yang wajib dibaca:

Setiap kali fajar menyinsing,
Seekor rusa terjaga
Ia tahu hari ini ia harus berlari lebih cepat
Dari seekor singa yang tercepat.
Jika tidak, ia akan terbunuh

Setiap kali fajar menyinsing,
Seekor singa terbangun dari tidurnya
Ia tahu hari ini ia harus mampu
Mengejar rusa yang paling lambat
Jika tidak, ia akan mati kelaparan

Tak masalah apakah kau seekor rusa,
Atau singa
Karena setiap kali fajar menyingsing,
Sebaiknya engakau mulai berlari
(Puisi Tradisional Rimba Afrika)


Aku juga tidak tahu sebagai seekor rusa atau singa, hanya perumpamaan saja kukira, yang jelas aku manusia, tapi aku akui puisi ini telah memberi motivasi lebih kepadaku hari ini (15 November 2009), seharian saya terbaring di tempat tidur, karena sakit kepala, sungguh hari minggu yang tidak menyenangkan tentu saja, padahal aku sudah mempunyai setumpuk rencana dengan “pacarku” (Baca Laptop) untuk menyelesaikan beberapa tugas kantor atau menulis sebuah cerpen. Rencana tinggal rencana dan yang terjadi adalah kenyataan.

Menjelang magrib sedikit reda, aku teringat sebuah buku yang aku beli minggu sebelumnya yang belum sempat ku baca. Masih kabur mataku meraih buku itu dari tumpukan di sisi dipanku, pada sampul belakang buku itu tertulis puisi tersebut, aku tersenyum getir. Hari ini aku tak berlari malah terbaring, jika aku seekor rusa, aku kira singa tak menyukai seekor rusa yang sakit, tapi masalahnya jika aku singa, aku harus tetap berlari mengejar rusa agar tak mati kelaparan, itu artinya aku harus sembuh. Sebuah sugesti positif yang aku rasakan.

Buku mungil ini terdiri dari sepuluh bagian;
1. Berlari lebih cepat
2. Keberanian mengambil keputusan
3. Ketangguhan menghadapi masa-masa sulit
4. Kesuksesan menjual
5. Keberanian mengubah hidup
6. Inspirasi menjadi pemimpin sejati
7. Cinta, perkawinan dan keluarga
8. Persahabatan dan ketulusan
9. Harapan dan kesuksesan
10. Bagaimana berpikir dan berjiwa besar

Buku motivasi ini berisi ulasan setiap bagiannya dan dilengkapi dengan pepatah atau motto hidup orang-orang terkenal. Selesai sepuluh bagian ku baca, rasa sakit kepalakku semakin berkurang, mungkin karena motivasi buku ini atau obat yang sudah dua kali aku minum, tak mau ambil pusing aku membatin “karena dua-duanya.” Aku membatin jika buku ini dilengkapi dengan kisah sukses para tokoh terkenal tersebut, sehingga pembaca dapat mengambil pelajaran yang lebih banyak, tentu akan semakin menarik.

Aku telah berhasil “berlari” hari ini dengan menulis yang sedikit ini, tapi paling tidak aku tidak terbaring seharian dan tulisan ini akan aku posting di blogku besok, dan berharap akan menjadi motivasi bagi orang lain. Meski matahari telah tutup usia untuk hari ini, aku yakin esok matahari akan datang lebih subuh, ketika aku telah siap berlari lebih kencang dari singa tercepat, Insyaallah….

Akhir kata Gunakan kesempatan yang lima sebelum yang lima, dan Sehat adalah nikmat luar biasa!

Selengkapnya..
Author: ira
•11:58 PM

Selengkapnya..
Author: ira
•4:02 PM


Taukah kawan binatang apa yang paling aneh?


sesusungguhnya kawan semua pernah menyebut nama binatang ini, percaya tidak? nama binatangnya adalah "Belalang Kupu-kupu" :)


lalu kenapa saya katakan aneh?

karena belalang kupu-kupu, pagi makan nasi dan malam minum susu *_*


sebenarnya biasa saja, tapi ideku untuk mengatakan "binatang aneh" ini karena pertanyaan kritis keponakan yang masih kecil, begini dia bertanya "Bule Ila(*, belalang kupu-kupu itu kayak olang(** ya, makannya nasi dan minum susu lagi"


seketika aku tersenyum dan bingung mau ngomong apa.




Note:

(* : Bule Ira

(** :Orang (Biasa anak kecil belum bisa ngomong R)


Cerita ini hanya untuk mengendurkan urat pipi, ayo tersenyum, bukahkan senyum adalah ibadah paling murah.



Selengkapnya..
Author: ira
•2:08 AM

Hari ini 31 Oktober, aku melihat air dimana-mana
Pada meja kerjaku
Pada kertas berangka-angka
Pada jalan dan mobil-mobil
Pada wajah kawan-kawan yang dulu tertawa padaku
Pada kalender 2-3-4 November
Pada secuil kertas yang belum terbubuhi setuju

apakah kawan tahu, kenapa aku melihat air dimana-mana?

Karena hari ini, mataku berkaca-kaca
bukan menangis, karena tak tumpah.

Selengkapnya..
Author: ira
•10:02 PM

Judul : Paris Lumiere de l’Amour: Catatan Cinta dari Negeri Eifel

Pengarang : Rosita Sihombing
Penerbit : P.T. Lingkar Pena Kreativa
Jumlah Halaman : 172
Harga : Rp 32.000,00
Peresensi: Ira Sudiharjo



Mana lagi?. Hanya ini? Kok, cuma ini saja? Begitu saya bergumam setelah melahap 172 halaman buku ini, rasanya kurang. masih “lapar”. Masih banyak hal yang saya ingin tahu, masih banyak pertanyaan bermunculan di benak saya.

Itulah kesan yag saya rasakan. Kesan tersebut mungkin timbul karena saya telah jatuh hati kepada negara Zinedine Zidane itu. Paris kota mode dunia, kota yang terkenal keromantisannya, lalu siapa yang tidak mengetahui kemegahan Eifel atau keindahan Champs Elysees? Tentu semua tahu, tapi jika Paris dan seluk beluk kehidupan di kota yang Muslim adalah minoritas ini diceritakan oleh seorang muslimah yang bukan berasal dari Prancis, seorang Warga Negara Indonesia yang menikah dengan lelaki mualaf dan tinggal di sana beserta anak lelaki pertamanya yang lucu, tentu akan menimbulkan keingintahuan yang berbeda, tidak sekedar ingin tahu seperti waktu belajar sejarah Revolusi Prancis, tentang kemerdekaannya pada 14 Juli 1789 dan peristiwa yang menyertainya seperti runtuhnya penjara Bastille, karena informasi semacam ini kita dapat peroleh dengan membaca buku atau browsing di internet.

Prancis? “Negeri Napoleon tetap setinggi bintang di langit. Mimpi saja tak berani” begitu kenang Rosita Sihombing dalam bab Pengantar cinta dari kota cahaya, kalimat itu tentu dulu, sewaktu penulis buku ini masih tercatat sebagai mahasiswa Sastra Inggris Universitas Lampung, Indonesia, tapi takdir dan cinta telah mempertemukannya dengan Patrick Monlouis, pemuda asal Prancis yang kemudian dinikahinya. Pernikahan telah membawa penulis untuk merasakan, menghirup udara dan tinggal di Negara yang dulu disebutnya setinggi bintang di langit itu, dan cerita cinta pun dimulai.

Ups, jadi cerita penulisnya, tapi saya kira ini penting mengingat buku ini di tulis dengan sudut pandang “aku” , aku di sini yaitu penulis sendiri sehingga buku ini menjadi seperti diary, memang jadi terkesan subjektif, tapi justru itu menjadi daya tarik tersendiri, di mana pembaca ingin tahu lebih detil tentang Paris dari sudut padang seorang pendatang. Buku ini terdiri Lima bab yang membahas kebudayaan, fasilitas umum, makanan dan minuman, Iklim, peribadatan, hubungan sosial, persahabatan, serta tak ketinggalan cinta dan kasih sayang dari sudut pandang seorang “perantau” yang tinggal di negeri orang.


Sebagai orang yang awam tentang Paris, saya tak jarang berkomentar, “jadi begitu” di lain halaman saya berseru “Ternyata” atau kemudian “Subhanallah, bagusnya” ketika penulis bercerita, KBRI adalah lembaga yang memiliki peran penting bagi WNI yang ada di sana, saat Penulis mengisahkan demontrasi pegawai kereta dan Paris seketika menjadi kota yang macet oleh mobil-mobil pribadi, saat penulis bercerita bahwa di negara semaju Prancis ada penyewaan sepeda yang disebut velib, saat penulis menggambarkan gemerlapnya menara Eifel oleh cahaya kembang api saat perayaan 14 Juli, saat penulis bercerita bahwa di sana Islam bukan mayoritas serta perjuanagan penulis dan suami untuk istiqomah di dalam menegakkan ajaran Islam, saat penulis berkisah tempat belanja bahan makan khas tanah air yang halal, saat penulis menjelaskan begitu banyak kode makanan yang megandung babi, saat penulis menjelaskan walau Paris negeri empat musim namun di sana salju jarang turun, saat penulis mengatakan sholat Isya pada musim dingin pada pukul 03.00 dini hari, saat penulis menceritakan pengalaman persalianan anak pertamanya, saat penulis bertutur kegigihan suami tercinta mendalami Islam, dan ternyata mengganti kunci pintu di Paris harganya hampir sama tiket Indonesia-Paris Pulang Pergi! Wow!

Sekali duduk buku bersampul coklat dengan gambar menara Eifel yang besar itu selesai saya baca, ada beberapa catatan saya, karena sejak awal saya merasa kurang, harusnya lebih banyak lagi cerita tentang Paris yang dapat dibagi, tetapi justru cerita tentang Patrick, suami penulis memakan porsi yang lumayan banyak, kemudian ada penulisan bahasa keseharian yang tidak baku, mungkin lupa untuk dicetak miring, dan yang pertama membuat kening saya berkerut adalah kata Voila Paris, kemudian di bagian lain Bon Appetid, alangkah baiknya jika judul bagian itu ditulis pula artinya, mengingat tidak semua pembaca tahu artinya, namun yang saya rasa lebih mengganggu justru foto perempuan berkerudung di sampul buku itu, menjadikan buku ini seperti untuk kalangan tertentu, untuk muslimah atau umat Islam saja, padahal informasi bermanfaat tentu untuk semua kalangan.

Terlepas dari catatan saya yang hanya seklumit itu, tentu saya akan berujar buku Paris Lumiere de l’Amour, Bagus! Penuh informasi yang bermanfaat.

Selamat membaca.....

Selengkapnya..
Author: ira
•12:52 AM


Selengkapnya..